• Notasi algoritma dapat berupa :
– Uraian kalimat deskriptif (narasi)
Contoh
Algoritma Kelulusan_mhs
Diberikan nama dan nilai mahasiswa, jika nilai tersebut lebih besar
atau sama dengan 60 maka mahasiswa tersebut dinyatakan lulus
jika nilai lebih kecil dari 60 maka dinyatakan tidak lulus.
DESKRIPSI :
baca nama dan nilai mahasiswa.
jika nilai >= 60 maka
keterangan = lulus
tetapi jika
keterangan = tidak lulus.
tulis nama dan keterangan
____Pseudo-code_______
Algoritma Kelulusan_mhs
{diberikan nama dan nilai mahasiswa, jika nilai tersebut lebih
besar atau sama dengan 60 maka mahasiswa tersebut
dinyatakan lulus jika tidak maka dinyatakan tidak lulus}
DEKLARASI :
Nama : string
Nilai : integer
Keterangan : string
DESKRIPSI :
read (nama, nilai)
if nilai >= 60 then
keterangan = ‘lulus’
else
keterangan = ‘tidak lulus’
write(nama, keterangan)
Minggu, 26 Juni 2011
Algoritma Tukar isi Bejana
Definisi Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis
penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis.
Contoh :
Algoritma TUKAR ISI BEJANA
Diberikan dua buah bejana A dan B, bejana A berisi
larutan berwarna merah, bejana B berisi larutan
berwarna biru. Pertukarkan isi kedua bejana itu
sedemikian sehingga bejana A berisi larutan
berwarna biru dan bejana B berisi larutan berwarna
merah.
DESKRIPSI :
– Tuangkan larutan dari bejana A ke dalam bejana B
• Algoritma TUKAR ISI BEJANA di atas tidak
menghasilkan pertukaran yang benar. Langkah
di atas tidak logis, hasil pertukaran yang terjadi
adalah percampuran kedua larutan tersebut.
• Untuk mempertukarkan isi duah bejana,
diperlukan sebuah bejana tambahan sebagai
tempat penampungan sementara, misalnya
bejana C. Maka algoritma untuk menghasilkan
pertukaran yang benar adalah sebagai berikut :
– Tuangkan larutan dari bejana B ke dalam bejana A.
:: Algoritma tukar isi Bejana::
Diberikan dua buah bejana A dan B, bejana A berisi
larutan berwarna merah, bejana B berisi larutan
berwarna biru. Pertukarkan isi kedua bejana itu
sedemikian sehingga bejana A berisi larutan
berwarna biru dan bejana B berisi larutan berwarna
merah.
DESKRIPSI :
1. Tuangkan larutan dari bejana A ke dalam bejana C.
2. Tuangkan larutan dari bejana B ke dalam bejana A.
3. Tuangkan larutan dari bejana C ke dalam bejana B.
penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis.
Contoh :
Algoritma TUKAR ISI BEJANA
Diberikan dua buah bejana A dan B, bejana A berisi
larutan berwarna merah, bejana B berisi larutan
berwarna biru. Pertukarkan isi kedua bejana itu
sedemikian sehingga bejana A berisi larutan
berwarna biru dan bejana B berisi larutan berwarna
merah.
DESKRIPSI :
– Tuangkan larutan dari bejana A ke dalam bejana B
• Algoritma TUKAR ISI BEJANA di atas tidak
menghasilkan pertukaran yang benar. Langkah
di atas tidak logis, hasil pertukaran yang terjadi
adalah percampuran kedua larutan tersebut.
• Untuk mempertukarkan isi duah bejana,
diperlukan sebuah bejana tambahan sebagai
tempat penampungan sementara, misalnya
bejana C. Maka algoritma untuk menghasilkan
pertukaran yang benar adalah sebagai berikut :
– Tuangkan larutan dari bejana B ke dalam bejana A.
:: Algoritma tukar isi Bejana::
Diberikan dua buah bejana A dan B, bejana A berisi
larutan berwarna merah, bejana B berisi larutan
berwarna biru. Pertukarkan isi kedua bejana itu
sedemikian sehingga bejana A berisi larutan
berwarna biru dan bejana B berisi larutan berwarna
merah.
DESKRIPSI :
1. Tuangkan larutan dari bejana A ke dalam bejana C.
2. Tuangkan larutan dari bejana B ke dalam bejana A.
3. Tuangkan larutan dari bejana C ke dalam bejana B.
Sabtu, 04 Juni 2011
Contoh algoritma pencocokkan string
Algoritma-algoritma pencocokkan string dapat diklasifikasikan menjadi tiga bagian menurut arah pencariannya..

Algoritma brute force dalam pencarian string
Algoritma brute force merupakan algoritma pencocokan string yang ditulis tanpa memikirkan peningkatan performa. Algoritma ini sangat jarang dipakai dalam praktik, namun berguna dalam studi pembanding dan studi-studi lainnya.Cara kerja
Secara sistematis, langkah-langkah yang dilakukan algoritma brute force pada saat mencocokkan string adalah:- Algoritma brute force mulai mencocokkan pattern pada awal teks.
- Dari kiri ke kanan, algoritma ini akan mencocokkan karakter per karakter pattern dengan karakter di teks yang bersesuaian, sampai salah satu kondisi berikut dipenuhi:
- Karakter di pattern dan di teks yang dibandingkan tidak cocok (mismatch).
- Semua karakter di pattern cocok. Kemudian algoritma akan memberitahukan penemuan di posisi ini.
- Algoritma kemudian terus menggeser pattern sebesar satu ke kanan, dan mengulangi langkah ke-2 sampai pattern berada di ujung teks.

Pseudocode
Pseudocode algoritma brute force ini:procedure BruteForceSearch(
input m, n : integer,
input P : array[0..n-1] of char,
input T : array[0..m-1] of char,
output ketemu : array[0..m-1] of boolean
)
Deklarasi:
i, j: integer
Algoritma:
for (i:=0 to m-n) do
j:=0
while (j < n and T[i+j] = P[j]) do
j:=j+1
endwhile
if(j >= n) then
ketemu[i]:=true;
endif
endfor
Langganan:
Postingan (Atom)