Sabtu, 04 Juni 2011

Contoh algoritma pencocokkan string

Algoritma-algoritma pencocokkan string dapat diklasifikasikan menjadi tiga bagian menurut arah pencariannya..

Algoritma brute force dalam pencarian string

Algoritma brute force merupakan algoritma pencocokan string yang ditulis tanpa memikirkan peningkatan performa. Algoritma ini sangat jarang dipakai dalam praktik, namun berguna dalam studi pembanding dan studi-studi lainnya.

Cara kerja

Secara sistematis, langkah-langkah yang dilakukan algoritma brute force pada saat mencocokkan string adalah:
  1. Algoritma brute force mulai mencocokkan pattern pada awal teks.
  2. Dari kiri ke kanan, algoritma ini akan mencocokkan karakter per karakter pattern dengan karakter di teks yang bersesuaian, sampai salah satu kondisi berikut dipenuhi:
    1. Karakter di pattern dan di teks yang dibandingkan tidak cocok (mismatch).
    2. Semua karakter di pattern cocok. Kemudian algoritma akan memberitahukan penemuan di posisi ini.
  3. Algoritma kemudian terus menggeser pattern sebesar satu ke kanan, dan mengulangi langkah ke-2 sampai pattern berada di ujung teks.
Berikut adalah Algoritma brute force yang sedang bekerja mencari string:
Algoritma brute force yang sedang bekerja mencari string.

Pseudocode

Pseudocode algoritma brute force ini:
procedure BruteForceSearch(
        input m, n : integer,
        input P : array[0..n-1] of char,
        input T : array[0..m-1] of char,
        output ketemu : array[0..m-1] of boolean
       )

Deklarasi:
       i, j: integer 

Algoritma:
        for (i:=0 to  m-n) do
               j:=0
               while (j < n and T[i+j] = P[j]) do    
                        j:=j+1
               endwhile
               if(j >= n) then
                         ketemu[i]:=true;
               endif 
        endfor

Tidak ada komentar:

Posting Komentar